Sunday, 04 December 2016
Trending Topics:
Wednesday, 19 Oct 2016 - 17:35 wita

Jenazah Bocah 3 Tahun Sempat Tertahan di RS Karena Ortu Tidak Punya Biaya

Editor: yani - celebesonline.com

CELEBESONLINE, Makassar – Pasangan Muslihuddin dan Siti Hajar tidak mampu menahan tangis mengetahui putrinya, Khairiah, meninggal dunia di ruang Intalasi Gawat Darurat (IGD) RS Wahidin Sudirohusodo, Rabu (19/10/2016) sekitar pukul 12.30 wita. Bocah berusia 3 tahun itu meninggal karena muntaer.

Keresahan pasangan asal Pallangga, Gowa, ini bertambah karena pihak RS sempat menahan jenazah putrinya. Pasalnya, Muslihiddin tidak punya uang untuk melunasi biaya administrasi sebesar Rp 5 juta.

Ia pun mencoba meminta bantuan ke LBH Makassar. Dari LBH Makassar, kasus ini dikoordinaskan ke Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) untuk mengawal kasus tersebut.

“Kami akan kawal kasus ini dan mencoba meng-advokasi ke pihak rumah sakit. Setelah ada pembicaraan, pihak RS akhirnya bersedia memulangkan jenazah Khairiah dengan jaminan KTP orang tuanya,” ucap Alitha Karen dari KPI Sulsel.

Alitha mengatakan bahwa pihaknya akan audiensi dengan direktur Rumah Sakit Wahidin hari Jumat (21/10/2016) nanti membicarakan masalah tersebut untuk mencarikan solusi terbaik bagi keluarga Muslihuddin.

Awalnya Khairiah dibawa ke ke RS Syeh Yusuf Gowa. Ia lalu dirujuk ke RS Wahidin dan tiba sekitar pukul 03. 00 dini hari tadi. Setelah mendapat perawatan dan kondisinya makin lemah, bocah malang itu menghembuskan nafas sekitar pukul 12.30 wita.

Sementara itu,pihak Rumah Sakit Wahidin membantah telah menahan jenazah bayi Khairiah karena masalah administrasi. Kasir yang mengurus administrasi RS Wahidin, Hadi, mengatakan bahwa ada mekanisme yang harus di jalani.

“Kalau mereka bilang tidak mampu, kami akan carikan solusinya. Bisa pulangkan dulu jenazahnya. Setelah pemakaman baru dibicarakan bagaimana penyelesaiannya,” ucap Hadi.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.