Saturday, 25 March 2017
Trending Topics:
Monday, 17 Oct 2016 - 11:26 wita

Hadirkan BTS 3G, Warga Pulau Nusa Laut Maluku Sudah Bisa Video Call

Editor: Apriani - celebesonline.com
()

CELEBESONLINE, Ambon – Telkomsel kembali menunjukkan komitmen untuk menyediakan layanan komunikasi berkualitas secara merata bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di wilayah Indonesia Timur. Komitmen ini diperlihatkan dengan penggelaran base transceiver station (BTS) berteknologi 2G dan 3G di Pulau Nusa Laut yang berlokasi di Kepulauan Lease, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku.

“Kami bertekad untuk menghubungkan seluruh masyarakat Indonesia dengan layanan komunikasi yang berkualitas. Tidak terkecuali di wilayah-wilayah dengan akses fasilitas dan infrastruktur yang terbatas seperti di Nusa Laut yang menjadi pulau terkecil yang dihuni di Kepulauan Lease,” ucap Direktur Sales Telkomsel Mas’ud Khamid, dalam rilisnya.

“Kami berharap penggelaran jaringan komunikasi mampu mendukung masyarakat dan pemerintah dalam mengembangkan potensi Nusa Laut, terutama di bidang pariwisata, perikanan, pertanian, perkebunan, dan peternakan, sehingga turut menggerakkan perekonomian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Kecamatan Nusa Laut, yang merupakan hasil pemekaran dari Kecamatan Saparua pada tahun 2001, adalah salah satu dari 17 kecamatan yang terletak di Kabupaten Maluku Tengah. Wilayah yang memiliki luas wilayah 32,5 kilometer persegi dan berpenduduk lebih dari 6.000 jiwa ini terdiri tujuh negeri atau desa, yakni Ameth, Akoon, Abubu, Titawaai, Leinitu, Sila, dan Nalahia.

Saat ini Telkomsel telah melayani lebih dari 1.700 pelanggan di Nusa Laut. Sekitar 1.100 di antaranya aktif menggunakan layanan data.

“Kami harapkan kualitas layanan komunikasi yang kami hadirkan di Nusa Laut mampu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan produktivitas masyarakat sehari-hari,” kata Mas’ud.

Manfaat hadirnya layanan Telkomsel di Nusa Laut dirasakan langsung oleh masyarakat, seperti yang diutarakan Kepala Negeri Ameth Wempy Parenusa. “Dengan adanya sinyal Telkomsel, pelajar sangat terbantu untuk mendapatkan informasi tentang pelajaran dari internet, karena di sini buku sangat terbatas. Sinyal Telkomsel juga sangat membantu kami dalam urusan pemerintahan, sehingga memudahkan kami dalam berkoordinasi. Kami berharap Telkomsel meningkatkan teknologi agar kami bisa melakukan video call di Nusa Laut,” papar Wempy.

“Dulu kalau mau berkomunikasi, kami harus ke negeri sebelah, sehingga kadang ‘bergesekan’. Saya sangat berterima kasih Telkomsel hadir di Abubu, sehingga lebih aman dan mudah berhubungan dengan keluarga terutama yang berada di perantauan. Harapan kami, sinyal Telkomsel lebih meluas lagi di Negeri Abubu,” tutur Dani Lekahena, Kepala Urusan Pemerintahan Negeri Abubu.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.