Thursday, 08 December 2016
Trending Topics:
Friday, 14 Oct 2016 - 16:17 wita

Pelatihan Komunikasi Terapan PDIP Hadirkan Pakar Politik UI

Reporter: apri |  Editor: yani - celebesonline.com

CELEBESONLINE, Makassar – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Perjuangan (PDI) Perjuangan Sulawesi Selatan menggelar Pelatihan Komunikasi Terapan di Hotel Sahid, Makassar, 14-15 Oktober 2016. Pelatihan ini diikuti 60 peserta dari Wakil Ketua Bidang Bidang Komunikasi Politik dari 24 DPC kabupten/kota se-Sulsel, tim pemenangan, serta pengurus DPD Sulsel.

Ketua Panitia, Husain Junaid, menjelaskan bahwa pelatihan ini sebagai pemantapan kader untuk menghadapi pesta demokrasi yang akan dihadapi ke depan. “Diharapkan, dari kegiatan ini akan meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan menambah wawasan bahwa peran media begitu penting di masa sekarang. Bagaimana berkomunikasi dengan baik dan orang mengerti dengan apa yang disampaikan,” ucap Ari, saat pembukaan, Jumat (14/10/2016).

Pelatihan kali ini terasa istimewa karena menghadirkan Pengamat Politik UI, Ari Junaedi. Ari disebutkan sebagai pakar komunikasi politik sekaligus salah satu saksi sejarah perjalanan politik Megawati sampai sekarang. Hal itu tertuang dalam buku “Tertawa dan Menangis Bersama Rakyat”.

Sementara itu, Ketua DPW PDIP Sulsel, Andi Ridwan Wittiri, menjelaskan bahwa media menjadi sarana yang penting saat ini untuk mensosialisasikan politik, termasuk program-program partai politik. Karena komunikasi adalah alat yang sangat penting dalam dunia politik.

“Karena itu, dibutuhkan pendidikan politk yang mewajibkan seluruh kader berkomunikasi yang baik demi menghasilakn dan mensosialisaikan program perjuangan partai dengan kesejahteraan masyarakat. Apalagi, di era globalisasi saat ini, dimana batas wilayah, waktu, dan negara sudah tidak ada lagi. Komunikasi partai dan mdnia adalah hubungan yang saling membutuhkan,” katanya.

“Pemanfaat media tepat sasaran akan menyadarkan masyarakat betapa pentngnya berpolitik dalam kehiudapan berbangsa dan bernegara. Komunikasi terapan tidak hanya berguna untuk kepentingan pribadi tapi juga untuk kehidupan bangsa Indonesia,” tambahnya.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.