Monday, 27 March 2017
Trending Topics:
Thursday, 13 Oct 2016 - 13:42 wita

Be Kraf Kumpul Pelaku Usaha di Makassar Bahas Prospek Industri Kreatif

Editor: Apriani - celebesonline.com
()

CELEBESONLINE, Makassar – Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf) menggelar Seminar Prospek Industri Kreatif di Hotel Four Points by Sheraton, Jalan Landak Baru, Makassar, selama dua hari, Kamis (13/10/2016) sampai besok, Jumat (14/10/2016).

Seminar ini diikuti 100 pelaku usaha kreatif, mahasiswa, serta komunitas di Makassar. Walikota Makassar, Syamsul Rizal atau akrab disapa Deng Ical membuka seminar tersebut yang ditandai dengan pemukulan gong.

“Industri kreatif terus mengalami perkembangan dalam kurun 10 tahun terakhir ini. Ekonomi kreatif terus tumbuh dan itu karena kontribusi pelaku-pelaku usaha kreatif dan komunitas,” ucap Deng Ical.

Deng Ical menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Sulsel berkisar 8,05 persen dan Makassar paling sedikit 9,05 persen. Sementara pertumbuhan ekonomi nasional hanya berkisar 5-6 persen.

Itu karena, kata Deng Ical, semua warga bebas bergerak melakoni kehidupan profesional sendiri-sendiri. Tidak ada keraguan atau ketakutan.

Padahal, kesenjangan sosial di Makassar juga terbilang tinggi 0,47 persen. Idealnya, kesenjangan itu ada pada batas 0,45 persen dan itu sudah dekat dengan kerusakan karena gap yang terlalu jauh atau tinggi.

“Kenapa di Makassar tidak terjadi rusuh, karena banyak pelaku dan komunitas ekonomi kreatif. Di Makassar sudah ada sekitar 200 ekonomi kreatif dan itu termasuk yang tertinggi di Indonesia,” ucapnya.

Deng Ical menambahkan bahwa pemerintah akan selalu mendukung usaha kreatif. Karena itu merupakan bagian dari sumbangsih untuk pembangunan daerah.

“Pemerintah akan mendukung setiap kegiatan kreatif yang dilakukan masyarakat. Karena itu, pemerintah akan memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam memperoleh ijin.

“Kalau nanti ada yang kesulitan dengan akte dan sejenisnya, lapor ke Deng Ical, nanti saya Carikan Notaris dan solusi. Tidak boleh ada yang terhambat hanya karena administrasi,” tambahnya.

Sementara itu, Kasubdit Edukasi Publik BeKraf, Mohammad Amin Abdullah, mengatakan bahwa Makassar sudah masuk dalam kategori kota kreatif.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.