Tuesday, 17 January 2017
Trending Topics:
Friday, 07 Oct 2016 - 11:15 wita

Polsek Ujung Pandang Amankan BB dari Rumah Agung, Ada Tas Milik Pegawai Bosowa

Editor: yani - celebesonline.com
20161006213854_img_2658_1_1
()

CELEBESONLINE, Makassar – Saat melakukan penggerebekan di rumah Agung Pranta, tersangka kasus narkoba, Polsek Ujung Pandang mengamankan sejumlah barang bukti. Petugas mengamankan satu sachet sabu dan alat hisap atau bong.

Petugas juga ditemukan 3 badik, 6 kartu atm, 1 buah alat uji detak jantung, 5 dompet, 1 steker sambungan tiga, 1 buah tas merk Tumi seharga Rp 11 Juta, 1 buah recorder, 2 unit samsung lipat, 1 unit Ipad, 3 Smartphone, 1 buah headphone, dan 1 buah Handphone merk Sony Ericson.

“Total barang bukti yang kami kumpulkan untuk wilayah hukum Polsek Ujung Pandang sekitar Rp 50 juta,” ucap Kapolsek Ujung Pandang, AKP Ananda Fauzi Harahap, Kamis (6/10/2016) malam.

Penemuan barang bukti ini mengindikasikan jika Agung juga terlibat dalam sejumlah aksi Begal. Salah satu barang bukti yang menjadi sorotan adalah tas ransel berwarna hitam merk Tumi dilengkapi dengan sebuah nama bertuliskan “ary”.

Menurut Ananda, tas tersebut milik pegawai Bosowa Corporation, Azhary Sirajuddin. Tas tersebut ditaksir senilai Rp 11 juta.

“Korban sudah melaporkan ke kami dan sesuai laporan polisi, tas ini salah satu barang bukti tindak kejahatan yang mengarah ke Agung yang terjadi di wilayah kami, Polsek Ujung Pandang. Bersama tas, juga ada handphone merk Bose dan satu kartu kredit,” ujar Ananda.

Ananda mengatakan bahwa total kerugian yang diderita korban Azhari sebesar Rp 24 juta.

“Total harga tas dan handphone sebesar 12 juta. Sedangkan menurut laporan korban, melalui sms banking, kartu kreditnya telah digesek tiga kali. Pertama digesek untuk membeli emas di Jalan Sombaopu senilai 12 juta, juga dua kali digesek di daerah Panakukkang,” ungkapnya.

Agung meninggal dunia di ICU RS Bhayangkara, Jumat (30/9/2016) lalu dengan luka di sekujur tubuhnya. Pihak keluarga menuding aparat Polsek Ujung Pandang melakukan penganiayaan. Namun, Ananda memastikan bahwa tuduhan itu tidak benar.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.