Wednesday, 29 March 2017
Trending Topics:
Thursday, 06 Oct 2016 - 10:54 wita

Datangi Rumah Najemiah, Dua Warga Maros Tagih Pembayaran Lahan

Editor: Apriani - celebesonline.com
()

CELEBESONLINE, Makassar – Keluarga almarhumah Najemiah yang menjadi korban penipuan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Makassar kini terbelit sekolah utang piutang, Selasa (4/10/2016). Dua orang wanita paruh baya mendatangi kediaman almarhumah Najemiah di Jalan Sunu untuk meminta pembayaran pembelian lahan seluas Rp 70 hektar di Maros.

Kedua wanita bersaudara itu mengaku sudah berkali-kali datang tapi hanya selalu dijanjikan. Hingga Najemiah meninggal, pembayaran lahan tersebut belum juga dipenuhi.

Mereka membawa foto copy surat-surat kepemilikan lahan. Mereka kesal karena sudah lama dijanjikan akan dibayarkan namun sampai saat ini belum juga diselesaikan.

“Kami baca di media kalau almarhumah adalah pengikut Dimas Kanjeng dan akan dilakukan penggeledahan di rumahnya. Makanya, kami datang ke sini,” kata Hamsinah.

“Kami mau meminta kembali sertifikat asli yang yang pernah kami berikan kepada almarhumah. Kami khawatir, sertifikat itu juga diberikan kepada Dimas Kanjeng,” tambah Nurbiah.

Almarhumah Najemiah Muin adalah salah satu santri Dimas Kanjeng dan menjadi korban penipuan pria yang mendirikan Padepokan di Probolinggo, Jatim, itu dengan modus penggandaan uang.

Semasa hidupnya, Najemiah telah menyetor uang sebanyak Rp 200 miliar kepada Dimas Kanjeng dengan iming-iming uang tersebut akan berlipat menjadi triliun Rupiah.

Namun, hingga Najemiah meninggal pada Mei lalu, uang yang dijanjikan tidak kunjung dikembalikan. Malahan, almarhumah mendapatkan uang asing sebanyak 4 koper dan satu peti emas batangan yang semuanya diduga palsu.

Saat ini, keluarga almarhumah meminta kepada Dimas Kanjeng untuk mengembalikan uang yang sudah disetorkan.

Taat Pribadi yang memberikan dirinya gelar Dimas Kanjeng ditangkap Polda Jatim atas tuduhan pembunuhan. Ia juga dijerat kasus penipuan dan penggelapan yang dengan modus penggandaan uang.(*)

Muhammad Ikrar/ Celebes TV

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.