Wednesday, 18 January 2017
Trending Topics:
Friday, 30 Sep 2016 - 10:21 wita

LPPM Unibos Gelar Seminar Nasional Expo 2016

Editor: yani - celebesonline.com
Rektor Unibos, Prof Saleh Pallu, berbicara pada seminar nasional LPMP
Rektor Unibos, Prof Saleh Pallu, berbicara pada seminar nasional LPMP
()

CELEBESONLINE, Makassar – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bosowa menyelenggarakan Seminar Nasional Expo 2016, Kamis (29/9/2016). Seminar yang dilaksanakan di Ruang Senat Lantai 9 Universitas Bosowa ini ditujukan sebagai diseminasi hasil riset dan pengabdian masyarakat yang selama ini telah dilakukan oleh Dosen Universitas Bosowa.

Kegiatan yang mengangkat tema “Digitalisasi dan Transformasi Hasil Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Menuju Pembangunan Sosial yang Berbudaya dan Berjiwa Wirausaha” ini menghadirkan beberapa pembicara dari luar Makassar. Seperti Prof Suratman dari Universitas Gajah Mada (UGM), Prof drh Wasmen Manalu dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Abu Bakar Tawali dari Universitas Hasanuddin Makassar, Prof Mulyadi dari Universitas Negeri Makassar (UNM), dan Neilmadri Noor selaku Kepala Kanwil DJP.

Turut terlihat hadir 60 peserta yang juga hasil penelitiannya terpilih sebagai penelitian terbaik yang diikutkan dalam seminar nasional expo ini. Dalam seminar ini langsung dibuka oleh Rektor Universitas Bosowa juga menyampaikan sambutan dan apresiasinya kepada para peneliti atas penelitian yang telah dilakukan.

“Saya bersyukur melihat tingkat minat para peniliti yang semakin meningkat. Ini juga bisa memperlihatkan jika penelitian dapat menjadi sebuah produk penelitian yang juga dapat dijurnalkan secara nasional dan internasional. Seminar ini juga kita bisa jadikan wadah untuk saling berdiskusi terkait penelitian, karena sekranag ini penelitian juga sudah termasuk tolok ukur di Indonesia,” ucap Rektor Unibos, Prof Saleh Pallu.

Muhlis Ruslan selaku ketua pelaksana seminar ini juga mengungkapkan jika penelitian dilakukan untuk mencari kebenaran dari data-data ilmiah yang telah diperoleh. Tetapi penelitian akan lebih bermanfaat bagi peneliti dan masyarakat luar apabila dijadikan sebuah jurnal.

“Kita semua ini dasarnya seorang peneliti. Dimanapun peneliti itu memiliki tanggung jawab sesuai tuntutannya. Peneliti juga menjadi orang yang membuktikan dari pada pencarian kebenaran. Kita harus tahu bagaimana kondisi saat ini agar mampu menyumbangkan sesuatu lebih dari apa yang kita ketahui saat ini,” ungkap Muhlis.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.