Monday, 23 January 2017
Trending Topics:
Friday, 30 Sep 2016 - 0:03 wita
,

KPI Bantu Mediasi Keluarga ‘Jual Bayi’

Editor: yani - celebesonline.com
8292016233017
()

CELEBESONLINE, Makassar – Keresahan hari Januar serta istrinya Andi Indra Ayu akan nasib bayinya mulai menemui titik terang. Berkat mediasi dari Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Sulsel, sejumlah pihak akhirnya turun tangan.

Sebelumnya, Januar terpaksa ingin “menjual” bayi perempuannya yang lahir prematur pada 17 September lalu melalui caesar. Bagaimana tidak, pihak RS memberlakukan biaya sampai hari ini, Kamis (29/9/2016), selama 12 hari perawatan di incubator sebesar Rp 39 jutaan. Ia pun membuat pengumuman “menjual bayi” melalui media sosial Facebook.

“Otak saya sudah tidak bisa berpikir. Saya tidak punya biaya, saya bukan orang berada. RS berikan waktu sampai pukul 12 malam ini untuk dilunasi, kalau tidak anak saya statusnya pasien umum yang biayanya Rp 1,5 jutaan sehari” ungkap pria berusia 27 tahun itu.

“Kalau Saya sudah minta keringanan tapi pihak RS tetap berikan,” tambahnya.

Mendengar kasus ini, staf KPI Sulsel, Alita Karen, langsung ke RS untuk menemui orang tua bayi. Ia ingin mengetahui duduk persoalannya.

Setelah itu, Alita pun mencoba memediasi dengan pihak terkait seperti anggota DPRD Sulsel, Rachmatika Dewi dan Syahruddin Alrif serta Selle KS Dalle, anggota DPRD Makassar, Indira Mulyasari dan Basdir.

“Saya juga sudah bicara dengan Dinas Sosial Gowa, karena dia (Januar) domisili sana, dan juga Sekda Gowa. Dan mereka siap memediasi kasus ini dengan Bupati Gowa untuk mencari solusi,” ucap Alita.

“Kita akan kawal terus ini kasus karena ini tidak ada lagi kasus seperti ini dikemudian hari. Orang yang tidak punya biaya, tidak diperlakukan seperti ini,” harap Alita.

Mendapat perhatian dari KPI Sulsel pihak-pihak yang terkait, Januar sangat bersyukur sekali. “Saya berterima kasih kepada semua yang sudah memperhatikan dan ikut mencarikan solusi atas masalah saya ini,” ucapnya.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.