Monday, 16 January 2017
Trending Topics:
Wednesday, 21 Sep 2016 - 19:19 wita

Warga Barabaraya: Kami Tetap Tinggal Sampai Darah Penghabisan

Reporter: dian |  Editor: Amir Pallawa Rukka - celebesonline.com
CELEBESONLINE Kodam VII/Wirabuana
Kodam VII/Wirabuana
()

CELEBESONLINE (Makassar): Rencana pengosongan Asrama TNI di Barabarayya, Makassar, oleh Kodam VII Wirabuana, Rabu (21/09/2016) pagi, sempat memanas. Hal tersebut terjadi saat diskusi di Baruga Barabarayya yang menghadirkan perwakilan ‎warga.

Diskusi ini dimediasi oleh Kasdam Kodam VII Wirabuana Brigadir Jenderal Supartodi dan Dandim 1408/BS Makassar Letkol Kavaleri Otto Sullu. Namun diskusi untuk mencari kesekapatan itu tidak menuai hasil.

Diskusi bahkan sempat memanas setelah Otto meminta warga yang tidak berkepentingan meninggalkan arena diskusi. Penyebabnya, kursi yang disiapkan dan telah yang telah diberi cap nama warga yang tinggal di asrama, justru diduduki oleh beberapa orang lain.

Pengusiran pun terjadi. Namun warga yang merasa berhak ikut diskusi, tidak mau menerima permintaan Otto. Beberapa orang yang merupakan anak dan cucu dari orangtua yang tinggal di asrama juga ingin berada di sekitar area diskusi. “Orang yang berhak duduk di kursi itu untuk ikut diskusi adalah orangtua yang tinggal di rumah supaya masalah cepat diselesaikan. Nyatanya, anak-anak mereka juga mau bicara,” kata Otto.

Ketua Tim Aliansi Barabarayya‎, Faiz, yang mewakili warga berbicara menyebut tetap akan bertahan di asrama Barabarayya hingga tetes darah penghabisan. Ia menyebut semua persoalan hukum mengenai pengosongan rumah di asrama Barabaraya diserahkan ke Kodam VII Wirabuana. “Namun Kodam VII Wirabuana harus menunggu keputusan pengadilan,” katanya.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.