Tuesday, 17 January 2017
Trending Topics:
Wednesday, 21 Sep 2016 - 19:33 wita

Kasdam VII Wirabuana: Silakan Demo, Kalau Kalian Anarkis, Saya Sikat Kalian

Reporter: dian |  Editor: Amir Pallawa Rukka - celebesonline.com
CELEBESONLINE Kodam VII/Wirabuana
Kodam VII/Wirabuana
()

CELEBESONLINE (Makassar): Kodam VII Wirabuana mengerahkan sekira 300 aparat TNI untuk melaksanakan pengosongan rumah asrama di Barabaraya, Makassar, Rabu (21/09/2016). Tentara tersebut diturunkan untuk menghindari bentrokan akibat penolakan warga asrama.

Turut hadir Kepala Staf Kodam VII Wirabuana Brigjen TNI Supartodi, Asisten Logistik Kodam VII Wirabuana Kolonel CZI Rachmad, dan Komandan Kodim 1408/BS Makassar Letkol Kav Otto Sollu.

Supartodi sengaja datang untuk mengajak warga yang menolak pengosongan agar mengerti masalahyang terjadi. Menurut Supartodi, lahan yang ditempati sebagai asrama TNI di Barabaraya adalah milik orang lain. Kodam VII Wirabuana dalam posisi menyewa lahan itu. Kini lahan itu sudah diminta oleh pemilik lahan sehingga warga yang tinggal di asrama untuk segera pindah. Mereka yang diharapkan pindah terutama mereka yang tidak lagi aktif sebagai anggota TNI.

Namun penjelasan Supartodi tidak diterima warga. Situasi sempat memanas. Supartodi dengan nada tinggi lalu mengeluarkan pernyataan keras. “Silakan kalau mau demo, tapi ingat, jangan anarkis dan kasar. Kalau kalian anarki, saya sikat kalian. Saya punya banyak pasukan,” katanya.

Dari hasil diskusi, Kodam VII Wirabuana memberikan kelonggaran waktu selama sebulan kepada warga untuk mengosongkan rumahnya. Mereka yang meninggalkan dan bisa memberikan bukti sebagai penghuni asrama yang sah, akan diberikan uang ganti rugi. Pemberian uang ini hanya berlaku untuk mereka yang mengosongkan kurang dari sebulan waktu yang diberikan.

Per satu kepala keluarga disantuni Rp 30 juta sebagai santunan ganti rugi dan kodam juga memberikan satu minggu kepala penghuni sah mendaftarkan dirinya.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.