Monday, 16 January 2017
Trending Topics:
Wednesday, 21 Sep 2016 - 20:27 wita

Begini Nasib Jadi Tukang Bentor di Makassar

Reporter: zhizhi |  Editor: Amir Pallawa Rukka - celebesonline.com
CELEBESONLINE Bentor atau becak motor (ilustrasi)
Bentor atau becak motor (ilustrasi)
(Wikipedia)

CELEBESONLINE (Makassar): Menjadi tukang becak motor (Bentor), banyak dukanya. Penghasilan tidak seberapa, fisik terkuras habis, dan peluang untuk disingkirkan makin besar setelah Pemerintah Kota Makassar menegaskan tidak boleh beroperasi di jalan utama.

Makku Daeng Tammu salah satu tukang Bentor yang merasakan betapa sulit menjalani pekerjaan ini. Ia sering berpangkalan di Jalan Pengayoman, Makassar.

“Dalam sehari, penghasilan bersih hanya Rp 50 ribu. Itu setelah dipotong biaya sewa dari pemilik bentor sebesar Rp 25 ribu,” katanya.

Uang yang dibawa pulang bisa banyak berkurang jika harus mengisi bensin atau jika Bentor yang dibawa ternyata rusak dalam pemakaian. Pemilik Bentor biasanya membebankan biaya perbaikan ke penyewa. “Maumi diapa, cuma ini pekerjaan yang bisa dikerjakan,” ucapnya.

Maku Daeng Tammu adalah ayah dari tujuh anak. Warga Jalan daeng Tata ini sudah menjadi tukang Bentor sejak lima tahun lalu. Sebelumnya ia tukang becak. Saat becak kehilangan pamor, ia menjadi tukang Bentor. Kini, ia makin pusing karena Pemerintah Kota Makassar akan bertindak tegas melarang Bentor berkeliaran di jalan-jalan utama di Kota Makassar.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.