Tuesday, 17 January 2017
Trending Topics:
Tuesday, 13 Sep 2016 - 23:19 wita

Tim Unhas Kecewa, Harga Los Pasar Sentral Rp 90 Juta Semeter

Reporter: azwar |  Editor: Amir Pallawa Rukka - celebesonline.com
CELEBESONLINE Pasar Sentral Makassar tahun 2011
Pasar Sentral Makassar tahun 2011
(BB Studio/Storyonpicture)

CELEBESONLINE (Makassar): Tim hukum dari Universitas Hasanuddin (Unhas) selaku pendamping para pedagang di Pasar Sentral Makassar menyayangkan sikap pengelola Pasar Sentral yang memberikan harga tidak sesuai kepada para pedagang yakni Rp 90 juta permeter. “Kami menilai saat ini ada ketidaklayakan harga los yang ditetapkan pengelola yakni Rp 90 juta permeter. Sesuai perhitungan kami hanya Rp 28 juta, itu pun pun pihak pengelola sudah sangat untung,” kata Muhammad Hasrul, penasihat hukum pedagang Pasar Sentral.

Tim hukum ini terbentuk, salah satunya atas anjuran Wakil Presiden M Jusuf Kalla agar perbedaan mengenai penetapan harga los antara PT Melati Tunggal Inti Raya selaku pengembang pasar dan pedagang bisa dihilangkan. Perbedaan yang berlarut-larut inilah yang mengakibatkan pedagang masih tetap berjualan di jalan.

Sejak terbakar Mei 2014, Pasar Sentral Makassar sering disebut pasar kota karena berada di jantung Kota Makassar. Pedagang yang hendak menjajakan jualannya masih bingung karena janji MTIR untuk memindahkan pedagang mulai Agustus tahun ini juga belum terwujud.

Hasrul menambahkan, harga yang ditetapkan pengelola sangat memberatkan pedagang. “Jika ini masih terus diberlakukan, kami akan memantau perkembangan Pasar Sentral sekaligus melapor masalah ini ke Kejaksaan Tinggi Negeri,” kata Hasrul.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.