Thursday, 30 March 2017
Trending Topics:
Saturday, 03 Sep 2016 - 11:29 wita

Ditunda, CJH Yang Ditahan di Filipina Dijadwalkan Tiba Besok Pagi

Editor: Apriani - celebesonline.com
()

CELEBESONLINE, Makassar – Kepulangan warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi jamaah calon haji (JCH) via Manila, Filipina, tertunda karena beberapa hal. Sebanyak 168 WNI akan kembali ke tanah Air menggunakan pesawat carteran Air Asia rute Manila-Jakarta via Makassar rencananya akan tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, besok siang, Minggu (24/9/2016), sekitar pukul 10.30 wita.

Hal itu disampaikan GM Angkasa Pura I, Cecep Marga Sonjaya, Sabtu (3/9/2016). “Kami sampaikan info data terakhir kemungkinan (kepulangan WNI calon haji) di Filipina ditunda hari Sabtu. Rencananya, akan tiba hari Minggu, tanggal 4 Sept 2016 pukul 10.35 wita bersama rombongan Kemenlu menggunakan pesawat Air Asia,” ucapnya melalui pesan singkat.

Sebelumnya, dari 177 WNI JCH yang perpaspor Filipina tersebut, 168 akan diupulangkan tadi malam dan akan tiba hari ini, Sabtu (3/9/2016). Tapi, karena beberapa hal, kepulangan mereka pun tertunda.

Kemarin siang, ke-168 WNI telah mendapatkan clearance dari Otoritas Filipina untuk dideportasi. Clearance tersebut diberikan setelah dilakukan berbagai upaya oleh KBRI, termasuk dengan menyampaikan suplementary guarantee letter. Duta Besar RI di Manila serta Tim Kemlu akan langsung mendampingi para WNI dalam penerbangan yang rencananya akan berangkat besok, Minggu (4/9/2016).

Rute dari manila ke Jakarta akan transit di Makassar. Karena, dari 168 WNI tersebut sebanyak 100 merupakan warga Sulsel. Ada juga dari Jawa Tengah 19 orang, Kalimantan Timur 13 orang, Jawa Timur 12 orang, dan Kalimantan Utara 7 orang. Selebihnya dari Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Kepulauan Riau.

Setelah penumpang yang berasal dari Sulsel diserahterimakan kepada Pemda Sulawesi Selatan di Bandara Hassanudin, sisanya sebanyak 68 penumpang akan diserahterimakan oleh Duta Besar di Manila kepada Pemda masing-masing di Bandara Soekarno Hatta.

Sementara itu, masih ada 9 orang yang ditahan KBRI di Filipina. Mereka akan dimintai keterangan untuk membantu mengungkap kasus haji ilegal. Mereka pun bersedia memberkan kesaksiannya.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.