Friday, 31 March 2017
Trending Topics:
Tuesday, 30 Aug 2016 - 17:35 wita

FT Unhas Gelar Seminar Pengembangan Kemitraan PT-Industri-Pemda

Editor: Apriani - celebesonline.com
()

CELEBESOLINE, Makassar – Fakultas Teknik (FT) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar seminar pengembangan kemitraan bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Pemda, dan pemerintah Jepang lewat JICA melalui program C-BEST di Hotel Grand Clarion, Selasa (30/8/2016). Seminar ini diikuti anggota Kadin, pelaku indsustri di Sulsel dan kawasan timur Indonesia, pemerintah, dan akademisi.

Seminar ini sebagai tindak lanjut dari pendirian Centre of Technology (CoT) atau JK Center di kampus FT Unhas Gowa, Februari 2015 lalu. Peresmian itu juga menandai kegiatan kemitraan FT Unhas dengan pihak industri dan pemerintah di bawah koordinasi CoT.

Kemitraan perguruan tinggi (PT) dengan industri dan pemda berarti PT turut berkontribusi terhadap pembangunan daerah dan industri lokal di wilayah setempat. FT Unhas memiliki pengalaman penelitian, fasilitas, laboratorium, dan peralatan modern serta peneliti handal. Dengan mendayagunaan aset ini, CoT akan bertindak sebagai badn koordinasi kemitraan antara FT Unhas dengan industri dan/atau pemerintah.

Konsep kemitraan ketiga pihak ini telah dilaksanakan di berbagai negara, termasuk Jepang. Saat ini, FT Unhas memulainya dengan badan koordinasi semacam CoT untuk jangkauan wilayah timur Indonesia.

“Pemerintah Jepang lewat JICA memberikan bantuan kuat terhadap pengembangan CoT dalam bentuk bantuan kerja sama teknis bernama C-Best untuk periode 2015-2020,” kata Wakil Rektor IV Unhas, Prof Dr Bundu. “Proyek ini didukung 3 universitas di Jepang yaitu Kyushu University, Toyohashi University of Technology, dan Ellime University.”

Kampus baru FT Unhas di Gowa telah dilengkapi sejumlah fisilitas sarana dan prasarana yang modern. Sehingga, cocok sebagai sarana untuk pengembangan sumber daya alam yang ada di Indonesia, khususnya kawasan timur Indonesia.

Dengan didirikannya CoT, FT Unhas akan memperluas kemitraan ke dalam bentuk penelitian serta penelitian bersama atau join research dengan industri dan pemerintah. Salah satu langkah penting untuk mempromosikan kegiatan kemitraan ini adalah saling mengenal satu dengan lainnya bersama pihak terkait.

Sementara itu, Chief Advisor JICA, Sakamoto Takashi, mengatakan bahwa pemerintah Jepang memberikan bantuan kepada Indonesia, baik itu bantuan pinjaman, dana hibah, atau bantuan teknis. Setiap tahun, 10 dosen FT Unhas dikirim ke Jepang untuk belajar. Demikian juga 10 tenaga ahli dair Jepang di kirim ke Unhas untuk berbagi ilmu dan pengalaman.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.