Saturday, 10 December 2016
Trending Topics:
Friday, 26 Aug 2016 - 17:42 wita

Surya Paloh Goda Syahrul Pindah ke Nasdem

Editor: Amir Pallawa Rukka - celebesonline.com
CELEBESONLINE Syahrul Yasin Limpo
Syahrul Yasin Limpo
(Maqbul Halim)

CELEBESONLINE (Makassar): Gubernur Sulawesi Selatan yang juga Ketua Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo turut hadir pada pelantikan pengurus dan Ketua Nasdem Sulsel di Hotel Clarion Makassar, Jumat (26/08/2016) sore. Syahrul tampak menonjol karena duduk di depan berdampingan dengan Ketua Nasdem Sulsel Rusdi Masse, serta menggunakan baju safari warna kelam di antara kader-kader Nasdem yang berbaju biru.

Syahrul mendapat kesempatan berpidato di acara itu. Lalu dilanjutkan dengan pidato Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Surya Paloh menyisipkan pidatonya khusus untuk membahas Syahrul Yasin Limpo.

Surya Paloh menyebut Syahrul Yasin Limpo sebagai adiknya. Mereka sama-sama aktif di organisasi Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI). “Saya mengenal Syahrul sejak 37 tahun lalu. Sejak dia belum jadi Wakil Gubernur Susel hingga sekarang menjadi Gubernur Sulsel,” kata Surya Paloh.

Surya Paloh melanjutkan ceramahnya mengenai karakter Syahrul yang sesungguhnya sudah layak lebih jauh melangkah ke tingkat nasional. “Saya memahami suasana kebatinannya (Syahrul). Setiap proses ada step. Kini saatnya harus berada di tempat yang lebih tinggi. Ia memang masih di Golkar, tapi suasana kebatinannya tentu saja beda,” kata Surya Paloh yang membuat hadirin berteriak “Hidup Pak Syahrul, hidup Pak Syahrul”.

Surya Paloh melanjutkan. “Saya ingin tanya kepada saudara-saudara semua yang ada di ruangan ini. Siapa namanya? Syahrul Yasin Limpo. Apa jabatannya di pemerintah? Gubernur Sulawesi Selatan. Apa jabatannya di partai? Ketua Partai Golkar di Sulsel. Tapi suasana kebatinannya apa?” tanya Surya Paloh.

Syahrul yang terus digoda hanya tersenyum kecil. Syahrul memang sempat dikabarkan sedang dibujuk untuk pindah ke Partai Nasdem setelah tidak lagi menyatakan hendak meneruskan jabatannya sebagai Ketua Partai Golkar Sulsel. Apalagi Syahrul gagal masuk di kepengurusan Setya Novanto di Dewan Pengurus Pusat Partai Golkar. Dari delapan calon Munas Partai Golkar, hanya Syahrul yang tidak mendapat posisi dalam kepengurusan Partai Golkar yang dipimpin Setya Novanto.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.