Saturday, 25 March 2017
Trending Topics:
Friday, 26 Aug 2016 - 20:19 wita

Jamaah Calon Haji Asal Sulsel Berpaspor Filipina Kehilangan Status WNI

Editor: Apriani - celebesonline.com

CELEBESONLINE, Jakarta – Nasib 177 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Indonesia yang ditahan di Filipina kian miris. Selain kena tipu, mereka pun dinilai bukan warga negara Indonesia lagi.

Hal ini diungkapkan Direktur Jendral Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Freddy Harris. Ia menyatakan bahwa 177 jamaah calon haji yang tertangkap di Filipina telah kehilangan kewarganegaraanya.

Berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan, ratusan jamaah calon haji itu telah kehilangan kewarganegaraannya karena sudah menerima paspor dari negara lain.

“Banyak yang tidak melihat kasus jamaah haji ini juga persoalan kewarganegaraan. Pada pasal 29 H disebutkan, seorang kehilangan status WNI kalau dia punya paspor negara lain. Nah, itu walau caranya gimana juga dia punya dua paspor,” Kata Freddy di Jakarta, seperti dilansir dari CNN Indonesia.

UU Kewarganegaraan pasal 29 H menyatakan, seorang Warga Negara Indonesia (WNI) mempunyai paspor atau surat yang bersifat paspor dari negara asing atau surat yang dapat diartikan sebagai tanda kewarganegaraan dari negara lain yang masih berlaku, maka telah kehilangan kewarganegaraanya.

Terkait hal tersebut, menurut Freddy, banyak kerancuan yang perlu dikaji ulang terkait dengan peraturan perundang-undangan No 12 tahun 2006 tersebut.

“Kalau melihat (177 jemaah haji) ini, memang kita lihat apakah Undang-Undang ini masih sesuai atau tidak. Dan kebetulankan ada prolegnas, mungkin memang perlu ada pembaruan,” katanya.

Kasus 177 calon haji ini terungkap ketika pihak imigrasi Bandara Internasional Manila memberitahukan adanya 217 orang penumpang Philippines Airlines jurusan Jeddah yang paspornya mencurigakan. Setelah diselidiki, 177 orang di antara kelompok tersebut diyakini merupakan WNI yang hendak menunaikan ibadah haji.

Para WNI tersebut sebenarnya menggunakan paspor Indonesia saat berangkat dari tanah air mereka menuju Filipina. Namun ketika akan berangkat menuju Mekkah, mereka menggunakan paspor Filipina.

Dari 177 jamaah haji tersebut, 50 persen berasal dari berbagai daerah di Sulsel. Selebihnya berasal dari Kalimantan dan Jawa Timur. Hingga kini, para WNI calon haji itu masih ditahan di pusat penahanan imigrasi di Filipina guna dimintai keterangan lebih lanjut. (*/CNN)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.