Monday, 23 January 2017
Trending Topics:
Tuesday, 16 Aug 2016 - 8:33 wita

Waspada Bensin Langka, Warga Tutup Terminal Pertamina

Editor: Amir Pallawa Rukka - celebesonline.com
wp-image-1462918798jpg.jpeg
()

CELEBESONLINE (makassar): Gerbang masuk dan keluar Terminal Bahan Bakar Minyak Pertamina di Jalan Satando, Makassar, ditutup warga,  Senin (15/08)2016) malam tepat pukul 23:00 Wita. Sebanyak lima truk menurunkan batu karang untuk menutup gerbang.

Penutuoan itu dilakukan oleh Andi Malileo, ahli waris Andi Makkuasseng. Andi Malileo bersama penasihat hukumnya menegaskan, penutupan itu bentuk kejengkelan mereka atas sikap Pertamina yang sudah lama tidak mau membayar biaya sewa pemakaian lahan terminal yang diakui sebagai milik ahli waris Andi Makkuasseng.

Malileo menjelaskan,  tanah yang ditempati terminal adalah mikik Andi Makkuasseng. Tahun 1938 sampai 1950 tanah itu ditempati dan disewa sebagai terminal bahan bakar oleh perusahaan Belanda. Belanda pergi, kerja sama sewa pun berakhir. Namun terminal itu tetap dipakai Permina yang kemudian berubah nama menjadi Pertamina. 

Saat ahli waris hendak menguasai kembali lahan itu. Pertamina menolak menyerahkan dengan alasan Pertamina menyewa lahan itu dqri Pelindo sebagai pemilik lahan.

“Pertamina dan Pelindo tidak punya hak atas tanah itu karena mereka tidak punya dokumen sah. Kami punya dokumen asli dan sah. Pertamina harus membayar biaya sewa kepada kami mulai tahun 1950 sampai tahun ini,” kata Andi Malileo.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.