Wednesday, 18 January 2017
Trending Topics:
Saturday, 13 Aug 2016 - 20:28 wita

Indra Sjafri: Kita Dijajah 350 Tahun, Mengapa Masih Pakai Pemain Asing?

Editor: Amir Pallawa Rukka - celebesonline.com
CELEBESONLINE Konferensi pers Bali United dan PSM Makassar.
Konferensi pers Bali United dan PSM Makassar.
()

CELEBESONLINE (Makassar): Bali United dipastikan tidak akan membawa Lucas Patinho dan Kiko Insa saat bertandang ke markas PSM Makassar di Stadion Mattoanging, Minggu (14/08/2016) besok sore. Dua pemain asing ini sudah diputus kontraknya sebelum tim berangkat ke Makassar.

Indra Sjafri menegaskan, Lucas Patinho diputus kontrak karena cedera serius sedangkan Kiko Insa karena tidak sesuai dengan harapan pelatih. “Pemain asing harus datang ke Bali dalam keadaan kualitas di atas rata-rata pemain lokal dan bisa menjadi anutan bagi pemain lokal. Jika syarat itu tidak bisa dipenuhi, untuk apa pakai pemain asing?” kata Indra Sjafri pada jumpa pers di Makassar, Sabtu (13/08/2016).

Menurut Indra, sudah saatnya sepakbola Indonesia bangkit dengan mengandalkan kekuatan bangsa sendiri. “Kita ini sudah dijajah 350 tahun oleh asing, masa kita tidak bisa percaya diri pakai pemain lokal? Jangan cuma karena hidungnya dan bisa bahasa Inggris lalu dipakai begitu saja. Pemain asing boleh datang tapi tugasnya untuk membantu sepakbola Indonesia jadi lebih baik,” kata Indra.

Indra mencontohkan pada Bali United. Manajemen Bali United mengontraknya untuk lima tahun ke depan. Manajemen pun setuju pemain lokal dikontrak dengan minimal empat tahun. Alasannya, sangat sulit bagi pelatih membina tim menjadi konsisten kuat bila pemain selalu berganti. Menurut Indra, ketentuan itu sudah terlihat hasilnya pada pemain. Kualitas pemain terus meningkat dan diharapkan ketika liga mulai berjalan, Bali United akan berada di puncak deretan klub ternama.

“Sangat sulit memang main tanpa pemain asing, terutama bagi yang suka dengan prinsip harus terus menang tetapi mengabaikan pembinaan pemain. Saya suka gaya PSM Makassar yang mulai juga percaya dengan pemain lokal dan pemain-pemain muda.

Saya pun mendapat banyak kritikan ketika memecat pemain asing. Saya diejeklah. Tidak mengapa. Ini investasi yang akan Bali United dapat pada tiga tahun mendatang,” katanya.

Indra pun bercanda ketika Media Relation PSM Makassar menyebut bahwa pelatih PSM Makassar masih asing dan dari Belanda. “Wah, berarti masih dijajah PSM. Saya tidak anti asing tetapi pemain asing yang datang harus benar-benar bagus dan berjuang untuk kepentingan Indonesia,” ujar Indra sambil tersenyum.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.