Saturday, 10 December 2016
Trending Topics:
Friday, 05 Aug 2016 - 17:30 wita

Hentikan Kasus Bansos, Kejati Sulsel Keliru Tafsirkan Instruksi Presiden

Reporter: Teti |  Editor: Amir Pallawa Rukka - celebesonline.com
CELEBESONLINE Anti Corruption Committee
Anti Corruption Committee
()

CELEBESONLINE (Makassar): Anti Corruption Committee (ACC) menilai ada beberapa alasan yang menjadi pedoman Kejaksaan Tinggi Sulselbar menghentikan kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) Sulsel. Salah satunya karena surat rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan yang menyatakan penerima dana bansos sudah sudah mengembalikan dana ke kas pemerintah sehingga negara tidak lagi dirugikan.

Wakil Direktur ACC, Kadir, menyebutkan, dalam Pasal 4 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, pengembalian kerugian negara tidak menghilangkan tindak pidana korupsi. “Ini mempertegas bahwa kasus bansos harus tetap diproses,” kata Kadir kepada CELEBES TV.

Kadir menyebutkan, alasan Kejati Sulsel menghentikan kasus Bansos Sulsel karena berpedoman pada Instruksi Presiden. Salah satu isi Instruksi Presiden tersebut yakni percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional. Padahal dana bansos tidak termasuk dalam proyek strategi nasional yang dikemukakan presiden.

“Dana bansos ini merupakan proyek lama dan muncul sebelum Instruksi Presiden yang dikeluarkan tahun 2016. Jadi, Instruksi Presiden tidak boleh dikaitkan dengan penanganan kasus bansos. Kejaksaan Tinggi Sulsel serampangan menafsirkan Inpres tersebut. Instruksi Presiden mengenai proyek infastruktur strategi nasional/. Bansos bukan proyek infrastruktur,” kata Kadir.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.