Friday, 24 March 2017
Trending Topics:
Thursday, 28 Jul 2016 - 6:19 wita

Inilah Kesalahan Distarkim Sulsel Menurut Kadir Halid

Reporter: syamsul |  Editor: Amir Pallawa Rukka - celebesonline.com
CELEBESONLINE Center Point of Indonesia
Center Point of Indonesia
()

CELEBESONLINE (Makassar): Komisi D DPRD Sulsel melalui anggota komisinya, Kadir Halid, membeberkan sejumlah program Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Sulawesi Selatan yang diduga salah dan muncul tiba-tiba dalam laporan pertanggungjawaban APBD 2015. Berikut susunan program distarkim yang diduga muncul tiba-tiba dan salah dalam penganggaran.

BACA JUGA: Proyek Salah Anggaran
– Sebanyak 445 paket kegiatan tercantum dalam Rencana Kerja Anggaran (RKA) namun dalam laporan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) terdapat 509 paket kegiatan. Itu berarti terdapat 64 paket kegiatan yang diduga muncul tiba-tiba.
– Program yang diduga muncul tiba-tiba dan salah dalam penganggaran di antaranya infrastruktur lingkungan senilai Rp 6 miliar lebih tidak masuk dalam RKA, namun masuk dalam nomenkelatur pembangunan Wisma Negara yang nilainya sebesar Rp 60,7 miliar.
– Dalam Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA), terdapat paket pembangunan aula kantor Polda Sulsel dan perencanaan pembangunan Gedung Sangiaseri. Anehnya, kedua kegiatan itu berada dalam nomenkelatur pembangunan Wisma Negara.
– Renovasi Mako Brimob Pa’baeng-baeng sebesar Rp 243 juta lebih.
– Rehab mess Polwan Panaikang sebesar Rp 594 juta lebih.
– Perencanaan gedung aula pertemuan Sangiaseri senilai Rp 98 juta lebih.
– Perencanaan renovasi aula kantor Polda Sulsel sebesar Rp 85 juta lebih.
– Penimbunan kawasan Mall of Indonesia (MOI) di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) sebesar Rp 415 juta tidak masuk dalam nomenkelatur pembangunan wisma negara

Sumber: media cetak.

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.