Friday, 20 January 2017
Trending Topics:
Friday, 15 Jul 2016 - 0:12 wita

Ombudsman Sulsel: Ada PUngli dan Pemalsuan Dokumen di Penerimaan Siswa Baru

Reporter: zhizhi |  Editor: Amir Pallawa Rukka - celebesonline.com
CELEBESONLINE Ombudsman RI Perwakilan Sulsel
Ombudsman RI Perwakilan Sulsel
()

CELEBESONLINE (Makassar): Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sulsel, Subhan Joer, menyebut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat SMP tahun ini lebih baik daripada tahun lalu. Meski begitu praktik pungutan liar diakuinya tetap ada dan sulit diprediksi.

Berdasarkan hasil sidak tim Ombudsman sejumlah SMP di Makassar, temuan indikasi pelanggaran terjadi pada pemalsuan dokumen domisili, pelanggaran jalur kemitraan, dan prasejahtera. “Laporan dari warga, pemalsuan tempat tinggal atau domisili di sejumlah smp di Kota Makassar, palingbanyak terjadi. Ini karena domisili calon peserta didik yang berdekatan dengan sekolah berpengaruh mendapat nilai lebih sehingga mengalahkan peserta calon siswa baru yang memiliki nilai akademik lebih bagus. Termasuk temuan di madrasah kami temukan indikasi pungutan liar sebesar Rp 2,5 juta hingga Rp 5 juta,” kata Subhan.

Subhan menambahkan, praktik-praktik kotor itu juga ditemukan pada penerimaan jalur prasejahtra dan kemitraan. Orangtua siswa memalsukan dokumen seolah-olah anaknya berasal dari keluarga pra-sejahtera sehingga lebih layak diterima di sekolah. “Jika sekolah terbukti melanggar, akan direkomendasikan pemberian sanksi hingga pemecatan oknum sekolah yang bersangkutan,” katanya kepada CELEBES TV.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.