Wednesday, 29 March 2017
Trending Topics:
Wednesday, 15 Jun 2016 - 21:00 wita

Ini Alasan Jessica Kumala Racuni Wayan Mirna Salihin

Editor: Amir Pallawa Rukka - celebesonline.com
CELEBESONLINE Jessica Kumala Wongso
Jessica Kumala Wongso
(dok. pribadi)

CELEBESONLINE (Jakarta): Terdakwa kasus pembunuhan I Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (15/06/2016). Jaksa penuntut umum dalam surat dakwaannya menyebutkan, Jessica merupakan penabur racun sianida di kopi vietnam yang diminum I Wayan Mirna Salihin di Restoran Olivier, Jakarta Pusat, 6 Januari 2016.

Jaksa juga menyebutkan, Jessica dituduh membunuh kawannya, I Wayan Mirna, dengan karena sakit hati. Pada tahun 2015 di Ausralia, korban Mirna bertemu dengan Jessica dan menasihati Jessica agar putus dengan pacarnya yang kasar dan suka memakai narkoba. Mirna mengatakan, “Untuk apa pacaran dengan orang yang tidak baik dan tidak modal?”. Kalimat ini rupanya membuat Jessica marah dan sakit hati. Jessica makin sakit hati dengan Mirna karena setelah putus dengan pacarnya, Jessica terlibat dengan beberapa kasus hukum yang diproses kepolisian Australia.

Makanya, ketika bertemu dengan Mirna di Jakarta, Jessica pun mengatur rencana membunuh Mirna. Salah satunya dengan menuang racun natrium sianida di kopi yang akan diminum Mirna. Tim forensik menemukan zat Natrium Sianida (NaCn) sebanyak 15 gram/liter pada sisa kopi Vietnam yang diminum Mirna. Natrium Sianida juga ditemukan dalam lambung Mirna sebanyak 0,20 miligram/liter.

Penasihat hukum Jessica mengajukan nota keberatan dan menilai dakwaan jaksa penuntut umum “tidak cermat, kabur, dan tidak lengkap”. Penasihat hukum menyebutkan, rekaman CCTV tidak jelas memperlihatkan gerakan Jessica mengambil dan menuang racun ke kopi vietnam. Kawan Mirna, Hani, yang ikut minum kopi dari gelas berbeda, didapati sehat dan tidak ditemukan racun dalam dirinya. Penasihat hukum meminta majelis hakim untuk membatalkan dakwaan jaksa.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.