Saturday, 03 December 2016
Trending Topics:
Friday, 27 May 2016 - 10:55 wita

KPPU Bahas Penguasaan Pasar Bersama Ekonom Sulsel

Editor: yani - celebesonline.com
KPPU
()

CELEBESONLINE (Makassar): Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) meggelar diskusi bertajuk “Penguasaan Pasar dan Kesejahteraan Publik dalam Perspektif Politik Ekonomi” di Kafe Papa Ong, Jalan Rusa, Makassar, Kamis (26/5/2016) malam. Diskusi ini dipimpin langsun oleh Ketua KPPU, Syarkawi Rauf.

Sejumlah Komisioner KPPU serta akademisi di Sulsel hadir memberikan sumbang saran dan pemikiran tentang persaingan usaha uang terjadi di pasar. Selain itu, hadir juga anggota DPR RI Komisi VI, Eka Prasetya, dan anggota DPRD Sulsel, Yaqkin Padjalangi.

Untuk menciptakan persaingan usahanyang sehat, dibutuhkan regulasi. Masalahnya, regulasi yang ada masih abu-abu dan cenderung disusupi politik dan penguasaan pengusaha besar.

“Regulasi terkesan diorder oleh pengusaha untuk keuntungan bisnisnya. Karena di lapangan, penguasa pasar ya itu-itu saja. Misalnya bicara ayam, ada oengusaha besar dan ada pengusaha kecil. Yang terjadi adalah pengusaha besar eksploitasi pengusaha kecil,” kata Sarkawi.

Sementara itu pengamat ekonomi Hamid Paddu mengatakan bahwa penguaaha besar dibutuhkan, pengusaha menengah dibutuhkan, dan pengusaha kecil dibutuhkan. Tapi, yang ada pwngusaha besar langsung berhadapan dengan pengusaha kecil, artinya ada bolong di tengah (pengusaha menengah hilang).

“Makanya itu terjadi monopoli pasar. Monopoli sudah ada sejak jama Belanda menjajah Indonesia dan masih berlangsung sampai sekarang. Untuk itu, sebaiknya berikan tempat untuk semua pelaku ekonomi,” katanya.

“KPPU tidak melarang monopoli, tapi abuse if monopoli position yang tidak boleh. Karena itu, harus perluat regulasi dan ini adalah peran pemerintah,” timpal Sarkawi.

Komisioner KPPU, Sukarmi, menjelaskan bahwa regulasi yang ada terlalu banyak disuaupi kepentingan. Jadinya tidak efisien, aturan tidak efektif karena hanya fasilitasi kelompok tertentu.

“Karena itu, untuk memantau semua perilaku di pasar, KPPU butuh partner. KPPU butuh dukungan dari semua kalangan,” ucapnya.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.