Tuesday, 28 March 2017
Trending Topics:
Wednesday, 25 May 2016 - 15:41 wita

Kisah Sukses Merger dan Akuisisi XL-AXIS

Editor: Apriani - celebesonline.com
()

CELEBESONLINE (Makassar): Jalan berliku yang pernah XL alami dalam meraih sukses merger dengan Axis tertuang dalam buku berjudul “Sukses Merger XL-AXIS, 70% Merger & Akuisisi Gagal! Bagaimana XL-AXIS Bisa Berhasil?” yang diterbitkan oleh PPM Manajemen. Buku tersebut dibedah menghadirkan Hasnul Suhaimi (Former CEO PT XL Axiata Tbk) dan Ningky Sasanti Munir (Pakar Manajemen Strategi PPM Manajemen) di Spermonde Lounge Hotel Santika, Rabu (25/5/2016).

PT XL Axiata Tbk (XL) berharap bisa berbagi pelajaran dan pengalaman berharga dalam bukunya tersebut kepada khalayak ramai. Buku ini pun seraya menjadi referensi berharga bagi kalangan bisnis dan regulator bidang telekomunikasi, akademisi, dan masyarakat luas atas suatu proses merger dua perusahaan telekomunikasi di Indonesia.

Hasnul merupakan salah satu tokoh yang ikut dalam proses merger dua perusahaan telekomunikasi tersebut. Menurutnya, ada proses yang panjang sebelum akhirnya XL memilih Axis untuk bergabung dalam perusahaannya.

“Sebelumnya ada lima kandidat kemudian mengerucut jadi dua antara Axis atau Tri. Ada alasan mendasar sehingga pada akhirnya kami memilih Axis dibanding Tri,” kata Hasnul.

“Mengingat kondisi Industri Telekomunikasi kita pemainnya banyak, namun sumber daya frekuensi terbatas dan di sisi lain permintaan pelanggan atas layanan data yang berkualitas terus meningkat. Untuk membangun BTS itu tidak mudah, jalan lainya adalah menambah frekuensi. Karena itu, kami mencari perusahaan telekomunikasi yang memiliki frekuensi lebih baik, dan pilihannya jatuh pada Axis,” jelasnya.

“Aksi korporasi yang XL lakukan dalam bentuk merger dan akuisisi adalah proses bisnis yang sebenarnya biasa. Namun kemudian menjadi fenomena karena proses konsolidasi di mana dua perusahaan melebur menjadi satu seperti ini belum pernah dilakukan oleh operator telekomunikasi di Indonesia,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan CEO PT XL Axiata, Dian Siswarini. Menurutnya, proses merger dan akuisisi XL-AXIS memang tidak mudah. Selain harus menghadapi berbagai persoalan administratif, juga harus sinkron dengan segala regulasi yang berlaku.

Selain itu, karena merger dan akuisisi operator adalah hal yang sama sekali baru, maka seiring dengan berjalannya proses tersebut juga muncul berbagai diskusi, baik menyangkut tatacara, substansi merger, dan segala konsekuensi yang harus ditanggung oleh XL. Menurutnya, banyak merger yang tidak berlangsung dengan sukses.

Untuk mengakuisisi Axis, PT XL Axiata harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit, sekitar Rp 10 triliun. Belum lagi biaya untuk membangun Axis agar bisa kembali eksis di persaingan telekomunikasi di tanah air.

Namun, perjuangan XL dan Axis membuahkan hasil. Dari dua-empat tahun, pelanggan Axis, terutama di Makassar meningkat drastis.

Dalam buku yang disusun oleh Tim PPM Manajemen tersebut, XL menyampaikan lika-liku proses merger dan akuisisi yang cukup rumit. Buku ini selanjutnya akan XL berikan kepada para pemangku kepentingan yang terkait dengan kebijakan mengenai merger di industri telekomunikasi, juga kepada kalangan pelaku industri, asosiasi di bidang telekomunikasi, juga akademisi.

Buku kisah sukses ini disusun oleh Tim PPM Manajemen, dengan melalui wawancara kepada hampir semua figur kunci yang terlibat dalam proses merger. Termasuk juga para narasumber dari regulator, Axiata, Saudi Telecom Corp sebagai pemilik AXIS, serta tentunya manajemen XL yang terlibat langsung.

Tim penulis juga membahasnya secara akademis dari sudut pandang ilmu manajemen bisnis.

“Penerbit PPM tertarik untuk membukukan cerita sukses merger dan akuisisi PT XL Axiata. Harapannya dengan dibukukannya cerita sukses PT XL Axiata ini tidak hanya sekedar menjadi buku cerita, namun bisa menjadi buku akademis yang dapat menjadi referensi bagi pelaku bisnis maupun akademisi dalam mengkaji ilmu Manajemen strategi khususnya dalam proses merger dan akuisisi,” ucap Ningky Sasanti Munir.

Makassar menjadi sasaran XL berikutnya untuk berbagi pengalaman dalam buku “Sukses Merger XL – Axis” yang setelah sebelumnya digelar di Jakarta, Medan, dan Surabaya.

PPM BookTalk itu sendiri merupakan agenda rutin PPM Manajemen yang mengupas buku-buku inspirasional baik dari tokoh-tokoh ataupun kasus-kasus organisasi/perusahaan yang layak untuk diangkat dalam diskusi.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.