Sunday, 04 December 2016
Trending Topics:
Friday, 20 May 2016 - 12:11 wita

Saatnya Generasi Muda Serukan Kedamaian

Editor: yani - celebesonline.com
Pangdam membubuhkan tandan tangan
Pangdam membubuhkan tandan tangan
()

CELEBESONLINE (Makassar): Badan Nasional Penanggulanagan Terorisme (BNPT) menggelar pelatihan Duta Damai Dunia Maya kepada 60 anak muda dari Sulsel, Manado, dan Mamuju di Hotel Aryaduta Makassar. Selama tiga hari pelatihan tersebut (17-19 Mei), peserta memperlihatkan semangatnya untuk menyebarkan kedamaikan di Indonesia, khususnya di lingkungan sekitar melalui dunia maya.

Ini terbukti dengan dihasilkannya lima website damai untuk anti terorsime di dunia maya. Kelima duta damai itu adalah www.anu.dutadamai.id, www.kareba.dutadamai.id, www.lontara.dutadamai.id, www.celebes.dutadamai.id, www.mariki.dutadamai.id. Sedangkan website damai Kodam Wirabuana adalah www.wirabuana.dutadamai.id.

Deputi 1 BNPT, Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir, mengatakan bahwa kegiatan ini untuk melatih anak-anak muda yang punya kemampaun teknologi infomrasi. Melalui website yang dibuat, mereka menyebarkan pesan-pean damai, sehingga menangkal faham-faham radikal yang juga kian bertebaran di dunia maya.

“Kita ,enghimpun generasi muda yang melek IT dan teknolgi. Kita harapkan mereka menjadi duta damai karena mereka tahu persis kondisi dunia mereka, dunia anak muda,” kata Rahman usai menutup pelatihan tersebut.

“Sasaran terorisme/radikal utamanya adalah generasi mdua yang masih rentan dan masih mencari jati dirinya. Mereka adalah sasaran empuk. Nah, dengan duta damai, anak muda yang punya kemampuan di bidang teknologi ini supaya mereka menyampaikan hal-hal kedamaian,” tambahnya.

Rahman berharap semangat generasi muda untuk memberantas terorisme tidak hanya saat pelatihan saja. Diharapkan, mereka mengajak rekan-rekannya sesama generasi muda supaya duta damai kian menjadi banyak.

“Kalau duta damai makin banyak, kedamaiakn semakin merebak ke mana-mana sehingga kekeradan dari kelompk yang punya ideologi radikal ini bisa diredam,” ucapnya.

Sementara itu, Pangdam VII Wirabuana, Mayor Jenderal TNI Agus Surya Bakti, meminta kepada duta damai ini bisa menjadi contoh untuk generasi muda lainnya agar selalu menbarkan kedamaian, menghindari kekerasa. Termasuk saat menyampaikan aspirasi atau demo.

“Demo-demo yang ditampilkan dengan kekerasa, bakar-bakar ban harusnya diubah menjadi demo-demo yang damai, yang sopan. Boleh beraspirasi, tapi harus punya kreativitas, sampaikan dengan cara yang damai, yang santun. itulah ciri bangsa Indonesia,” katanya.

“Karena awal dari terorisme adalah kekerasan yang berkembang menjadi faham. Nah, faham yang dinyakini oleh orang-orang tetentu tentang kenyakinan diri sendiri yang tidak sesuai dengan norma dan format negara kesatuan Republik Indonsia berdasarkan pancasila. Ini yang harus dihentikan oleh generasi muda kita,” ucap Agus.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.