Saturday, 10 December 2016
Trending Topics:
Monday, 02 May 2016 - 23:11 wita

Pembebasan 10 WNI di Philipina, Pakai Tebusan Atau Tidak?

Editor: Amir Pallawa Rukka - celebesonline.com
CELEBESONLINE Uang (ilustrasi)
Uang (ilustrasi)
()

CELEBESONLINE (Makassar): 10 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibebaskan dari sergapan kelompok tertentu di Philipina pada 1 Mei 2016, disambut gembira oleh pihak Pemerintah Indonesia. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menerima langsung 10 WNI itu di Jakarta kemarin.

Penyandera sempat meminta uang tebusan sebesar 50 juta Peso Philipina atau hampir Rp 15 miliar supaya 10 awak kapal Brahma 12 dapat bebas. Penyandera mengancam akan mengeksekusi mati jika tebusan itu tidak diberikan pada batas waktu yang ditetapkan.

Namun hingga 10 WNI itu tiba di Indonesia, terdapat perbedaan penjelasan mengenai, apakah tebusan itu memang diberikan atau tidak sama sekali? Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menyebutkan tidak ada pembayaran uang tebusan. Pembebasan 10 WNI itu melalui negosiasi berbagai jalur, kata Pramono di di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (02/05/2016).

Lain lagi pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Megawati yakin ada pembayaran uang tebusan yang kemudian menghasilkan pembebasan 10 WNI. Komisaris PT Patria Maritim Lines Loudy Irwanto Ellias, juga tidak merinci apakah pihaknya memang menebus awak kapalnya. Ia cuma menyebutkan memang menyediakan uang sebanyak 50 juta Peso Philipina.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.