Saturday, 03 December 2016
Trending Topics:
Wednesday, 13 Apr 2016 - 10:09 wita

16 Kepsek Diperiksa Kejaksaan Terkait Pengadaan Absen Elektronik

Reporter: Dzulkarnain |  Editor: yani - celebesonline.com

CELEBESONLINE (Takalar): Sebanyak 16 kepala sekolah dasar (SD) dan menengah pertama (SMP) di Kecamatan Sanrobone, Takalar, mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar, Selasa (12/4/2016). Mereka memberikan keterangan terkait pengadaan absen elektronik tahun 2015 yang terindikasi merugikan negara.

Untuk pengadaan mesin absen elektronik atau check lock tahun anggaran 2015 itu dibebankan kepada setiap sekolah sekitar Rp 4,5 juta.

Menurut Kepala Seksi Pidana Khusus Kajari Takalar, Ujang, pemanggilan 16 kepala sekolah di Kecamatan Sanrobone ini sebagai tahap penyelidikan pengadaan mesin check lock. “Kami juga telah memanggilKepala UPTD untuk dimintai keterangannya atas pengadaan yang terindikasi merugikan negara,” kata Ujang.

Penyelidikan kasus pengadaan mesin check lock yang dipimpin langsung oleh Kasipidsus Kejari Takalar akan terus melakukan pemeriksaan secara maraton dengan memanggil semua unsur yang bertanggung jawab sehingga bisa mengetahui berapa besar kerugian negara.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.