Tuesday, 17 January 2017
Trending Topics:
Saturday, 09 Apr 2016 - 22:42 wita

Kalah 2 Kali, PSM Makassar Tak Berdaya di Trofeo Persija

Editor: Amir Pallawa Rukka - celebesonline.com

CELEBESONLINE (Jakarta): PSM Makassar harus mengakui sebagai pihak yang belum solid. Salah satu buktinya pada Trofeo Persija di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (09/04/2016) sore.

Dua kali bermain, dua kali pua kalah. Meski sempat bermain 0-0 melawan Persija Jakarta namun pada babak tendangan penalti, Ferdinand Sinaga dan Rizky Pellu gagal melaksanakan tugasnya.

Melawan Bali United, mutu permainan PSM Makassar bahkan makin menurun. Keletihan dan lapangan yang basah turut menjadi sebab PSM Makassar tak mampu mengambangkan diri. Serangannya monoton sehingga barisan pertahanan Bali United gampang mengantisipasi.

Sebaliknya, Bali United lebih gampang membangun serangan. Satu tendangan bola mati berujung kemelut dan gol oleh Miftah Hamdi.

Hujan deras dan petir yang menggelegar di atas stadion memaksa panitia mmeghentikan pertandingan. Panitia menegaskan, pertandingan dihentikan 10 menit. Nyatanya lebih dari 45 menit pertandingan dihentikan karena hujan lebih deras turun.

Menjelang akhir, lagi-lagi satu tendangan penalti menambah petaka bagi PSM Makassar. Bola meluncur dari sundulan dan tak terjangkau oleh kiper Dimas Galih.

Kekalahan ini membuat kecewa Direktur PSM Makassar Sumirlan dan CEO PT PSM Munafri Arifuddin. “Lalu apa yang harus kita pertanggungjawabkan kepada suporter jika kita kalah beruntun,” teriak Sumirlan.

Munafri menegaskan, kekalahan itu menyakitkan. “Kalah bikin kita tidak bisa berdiri tegak di hadapan banyak orang. Saya lihat ini karena ada masalah komunikasi. Tidak boleh ada merasa jauh lebih hebat dibanding lain. Ini kerja sama. Tidak boleh ada merasa Tuhan yang tidak bisa dikoreksi. Ini pelajaran buat Luci dan tim pelatih. Pekerjaan rumah kita besar. Saya tidak mau lagi lihat kita kalah dengan Bali United. Ini harus kekalahan terakhir PSM Makassar atas Bali United,” kata Munafri.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.