Wednesday, 29 March 2017
Trending Topics:
Monday, 04 Apr 2016 - 10:36 wita

Aksa Mahmud: Unibos Akan Ciptakan Dokter Berkualitas

Reporter: apri |  Editor: Apriani - celebesonline.com
CELEBESONLINE Aksa Mahmud
Aksa Mahmud
(apri)

CELEBESONLINE (Makassar): Universitas Bosowa (Unibos) resmi mendapat ijin pembukaan Fakultas Kedokteran dan siap menerima mahasiswa baru tahun ajaran 2016-2017 nanti. Pada penerimaan maba pada Juli nanti, Unibos membuka kuota sebanyak 50 maba.

Sebelum Unibos, beberapa universitas swasta di Makassar sudah mengelola Fakultas Kedokteran. Seperti Universitas Muhammadiyah (Unismuh) dan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

Pemiliki Yayasan Aksa Mahmud yang menaungi Unibos Makassar, Aksa Mahmud, berharap agar Unibos bisa menjadi ladang pencetak dokter berkualitas. Selain menyiapkan sarana dan pra sarana, Unibos juga mulai menjali kerja sama dengan sejumlah kampus di Indonesia maupun di ASEAN.

“Jumlah dokter saat ini masih kurang, karena itu saya ingin ada Fakultas Kedokteran di Unibos dan sekarang sudah terbuka jalannya. Dengan hadirnya Fakultas Kedokteran ini, saya harapkan bisa melahirkan dokter-dokter berkualitas sesuai standar IDI,” kata Aksa Mahmud.

“Tidak hanya itu, kalau bisa kita mencetak dokter-dokter spesialis. Sehingga, setiap ada penyakit ada orang yang khusus menanganinya. Kita perlu melahirkan banyak dokter, khususnya spesialis,” tambah Aksa.

Untuk menciptakan dokter yang berkualitas, tentu ditunjang dengan fasilitas serta tenaga pendidik yang handal. Karena itu, Unibos melibatkan mantan Rektor Unhas, Prof Idrus Paturusi, serta Prof Haeruddin Razak yang ditunjuk menjadi pembina Universitas Kedokteran Unibos. Mereka yang menyeleksi calon dosen sehingga mendapatkan yang benar-benar berkualitas.

“Fasilitas sudah ada. Kita juga sudah punya rumah sakit (RS Awal Bros) sebagai tempat praktek nantinya. Kita akan buatkan gedung tersendiri serta failitas lab,” tambah Aksa.

Aksa menambahkan bahwa ia meminta Unibos menerapkan agar semua mahasiswa Unibos menguasai bahasa asing, minimal Bahasa Inggris. Bahkan, Aksa mematok mahasiswa Unibos minimal memiliki Toefl 500.

“Saya inginkan alumni Unibos minimal Toefl 500. Makanya, kampus perlu mengembangkan Lab Bahasa. Karena, saya ingin alumni Unibos bisa bersaing secara global,” tuturnya.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.