Wednesday, 18 January 2017
Trending Topics:
Thursday, 24 Mar 2016 - 20:20 wita

Dihujat di Medsos, Wali Kota Makassar Dapat Pelajaran

Reporter: zhizhi |  Editor: Amir Pallawa Rukka - celebesonline.com
CELEBESONLINE Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto naik motor tanpa helm dan melintas di trotoar demi menghindari macet
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto naik motor tanpa helm dan melintas di trotoar demi menghindari macet
(Facebook )

CELEBESONLINE (Makassar): Pengamat sosial dari Universitas Bosowa Makassar Andi Burhanuddin menyebut pemimpin satu daerah seharusnya menjadi teladan bagi warganya. Apapun tindakan pemimpin, sekecil apapun, jika salah, pasti akan menuai hujatan warganya.

“Opini masyarakat perkotaan sudah terbentuk melalui media sosial. Pemimpin dan pejabat publik harus hati-hati menjaga keteladanannya karena akan selalu terpantau media sosial,” kata Andi Burhanuddin kepada CELEBES TV.

Pernyataan Andi Burhanuddin ini terkait video yang diunggah Humas Pemerintah Kota Makassar melalui Facebook. Pihak humas memasang video singkat Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto yang turun dari mobilnya karena terjebak macet di Jalan RA Kartini. Ia kemudian berjalan kaki di trotoar. Saat petugas Dinas Perhubungan Kota Makassar yang bermotor di trotoar menawarkan diri ke Ramdhan untuk dibonceng, Ramdhan justru naik motor tanpa helm dan melintas di atas trotoar. Mereka yang melihat video itu banyak yang mengeritik ulah Ramdhan karena memberi contoh buruk.

“Wali Kota Makassar bertindak spontan dan sudah tentu salah karena bermotor tanpa helm dan melintas di trotoar. Seharusnya walikota Makassar tidak perlu turun dari kendaraanya agar ia bisa merasakan persoalan yang dihadapi kota ini yaitu kemacetan. Ini adalah pelajaran bagi walikota untuk lebih hati-hati bertindak,” ujarnya.

“Menurut saya ini tidak perlu dibesar-besarkan lantaran tindakan ini spontan dan bukan kejadian berulang. Meski begitu, ini cukup menjadi pelajaran buat wali kota agar berhati-hati bertindak. Jangan sampai justru mendapat hujatan,” kata Andi Burhanuddin.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.