Friday, 20 January 2017
Trending Topics:
Monday, 21 Mar 2016 - 18:55 wita

Bayar Rp 3.000, Pedagang Depan Masjid Al Markaz Tolak Dipindahkan

Reporter: zhizhi |  Editor: Amir Pallawa Rukka - celebesonline.com

CELEBESONLINE (Makassar): Meski pihak Masjid Al Markaz sudah meminta beberapa kali ke Pemerintah Kota Makassar agar pedagang di depan masjid ditertibkan, permintaan itu rupanya belum juga dipenuhi. Pantauan CELEBES TV di Jalan Sunu, Kota Makassar, masih banyak pedagang yang tetap berjualan di depan pagar masjid.

Siti Hawa, pedagang es cendol, mengaku telah mengetahui rencana pemerintah untuk memindahkan pedagang dari depan masjid tapi ia tidak tahu kapan pemindahan itu dilakukan. “Saya setuju ditertibkan asal ada lahan baru yang cocok dipakai berdagang,” kata Siti Hawa yang sudah berjualan selama 14 tahun.

Lain halnya dengan pedagang lain. Mereka menolak dipindahkan karena Jalan Sunu termasuk wilayah strategis untuk berjualan. “Kami sudah lama berjualan di tempat ini. Kami bahkan rajin membayar retribusi dari pihak PD Pasar Raya Makassar sebesar Rp 3.000. Mengapa kami harus ditertibkan?” kata seorang pedagang.

Penundaan penertiban dari Pemerintah Kota Makassar membuat jengkel Ketua Yayasan Masjid Al Markaz Al Islami, M Jusuf Kalla. Jusuf Kalla menyebut, sudah dua Wali Kota Makassar berjanji akan menertibkan. Nyatanya, janji itu tidak pernah juga terlaksana.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.