Saturday, 21 January 2017
Trending Topics:
Thursday, 17 Mar 2016 - 22:21 wita

Lombok dan Tomat Mahal di Sulsel, KPPU Mulai Curiga

Reporter: azwar |  Editor: Amir Pallawa Rukka - celebesonline.com
CELEBESONLINE Tomat
Tomat
()

CELEBESONLINE (Makassar): Harga komoditas cabai atau lombok dan bawang masih terus meroket di pasaran. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Makassar pun mulai curiga ada permainan kartel pangan oleh pedagang besar di Sulawesi Selatan.

Kenaikan harga itu diduga karena para pedagang besar lebih suka menjual ke luar Pulau Sulawesi Selatan sehingga pasokan di Sulawesi Selatan berkurang dan harga pun ikut naik. Ketua KPPU Kantor Perwakilan Daerah Makassar Ramli Simanjuntak mengatakan, besar kemungkin indikasi kartel atau persekongkolan antardua pihak yang merugikan pedagang kecil di Sulsel. “Perilaku kartel tersebut tercermin dari kenaikan harga pangan tiap minggu yang naik berkala di sekitar Rp 5.000 di seluruh pasar tradisional di Kota Makassar,” kata Ramli.

Pantauan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kota Makassar di beberapa pasar tradisional menemukan dalam tempo empat pekan sejak akhir Februari lalu, kenaikan harga pangan seperti cabai dan bawang mencapai Rp 20 ribu. “Kami masih melakukan penyidikan terhadap distibutor besar di sejumlah daerah di Sulsel yang menjadi lumbung pangan seperti Kabupaten Sidrap, Enrekang, dan Pinrang. Sesuasi Undang-Undang Persaingan Usaha, KPPU siap memperkarakan pedagang besar yang ditemukan melakukan tindakan kartel yang merugikan pedagang kecil dan konsumen,” kata Ramli.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.