Thursday, 30 March 2017
Trending Topics:
Tuesday, 23 Feb 2016 - 21:34 wita

Sulsel Tak Masuk Wisata Unggulan, Ini Jawaban Pejabat Pemprov Sulsel

Reporter: Mardianto |  Editor: Amir Pallawa Rukka - celebesonline.com
CELEBESONLINE Devo Khaddafi
Devo Khaddafi
(Sportanews)

CELEBESONLINE (Makassar): Sejak pertengahan tahun lalu, Kemetrian Pariwisata telah menetapkan 10 daerah tujuan wisata baru yang mendapat prioritas dari pemerintah. Sulsel tidak masuk dalam 10 daerah tujuan prioritas tersebut.

“Itu penilaian yang yang sangat menyedihkan. Sulawesi Selatan merupakan daerah yang memiliki banyak objek wisata yang berpotensi dikembangkan,” kata Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Dinas Pariwisata Sulawesi Selatan Devo Khaddafi kepada CELEBES TV.

Adapun sepuluh daerah tujuan wisata yang menjadi prioritas yakni Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Bromo-Tengger-Semeru (Jawa Timur), Kepulauan Seribu (Jakarta), Danau Toba (Sumatera Utara), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Tanjung Lesung (Banten), Morotai (Maluku Utara), dan Tanjung Klayang (Belitung).

Menurut Devo, penilaian itu sekaligus merupakan tantangan dan peluang bagi Sulsel untuk berbenah diri. Pembenahan yang perlu segera dilakukan yakni mengembangkan tujuan wisata secara mandiri termasuk promosi dan pemasaran dengan cara yang cerdas dan modern.

Salah satu program unggulan mempromosikan pariwisata di Sulsel melalui aplikasi Sulsel in My Hand yang merupakan program promosi melalui internet. Aplikasi yang dikembangkan PT Telkom ini dikelola langsung Sulawesi Tourism Information Center (STIC) Dinas Pariwisata Sulsel. Pada aplikasi tersebut, wisatawan mudah mengakses informasi mengenai obyek wisata di Sulsel, hotel, jarak tempuh akses lokasi, serta kondisi dan suasana tujuan wisata di Sulsel.(*)

Komentar Anda

Komentar saat ini: komentar.