Senin, 11/02/2013 9:30 wita

Kasus Pemukulan oleh Bupati Wajo Dibahas di Jakarta

Editor: - celebesonline.com 332 Views

CELEBESONLINE (Jakarta): Pengamat komunikasi  politik, Effendi Gazali, menilai  aksi kekerasan kepala daerah terhadap warganya merupakan pelanggaran sistematis dalam perhelatan pemilihan gubernur di Indonesia.

Effendi mengemukakan pendapatnya itu dalam diskusi publik dengan tema “Menggugat Kekerasan dalam Pilkada di Indonesia” (studi kasus kekerasan bupati Wajo di Pilgub Sulsel 2013) yang digelar di Galeri Cafe Tim, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Minggu (10/2/2013).

Selain Effendi, dosen Fakultas Hukum UI, Dr Margarito Kamis, dan Ketua Umum DPP KNPI, Akbar Zulfakar, juga hadir sebagai narasumber pada acara yang dihelat oleh kelompok yang menamakan diri Koalisi Anti Kekerasan Pilkada (KAKP) ini.

Diskusi ini  juga menghadirkan  Akhiruddin, satu dari empat korban penculikan dan penganiayaan Bupati Wajo, Burhanuddin Unru.

Menurut Effendi, pemukulan oleh bupati terhadap warganya dalam sebuah Pilkada Gubernur karena warganya mendukung calon yang berbeda pilihan dengan bupati adalah pelanggaran sistematis.

Apalagi kalau dipertontonkan di depan massa rakyat. Itu tujuannya menakut-nakuti secara sistematis.

“Siapa pun yg menang dalam Pilkada, tindakan seperti itu harus ditindak Polisi, Bawaslu dan juga dilaporkan ke MK apalagi jika ada perselisihan. Karena apa? Tindakan itu Sistematis dan dengan menakut-nakuti selisih suara bisa massif,” imbuh Effendi.

Sedangkan  Margarito mendesak Menkopolham dan Kapolri memastikan terciptanya tatanan hukum yang melindungi semua warga mendapatkan keadilan.

“Tidak boleh ada intimidasi kepada warga dalam menyatakan hak-hak politiknya,”  ujarnya dalam diskusi publik

Sementara Ketua Umum DPP KNPI Akbar Zulfakar mengatakan, kekerasan dalam pilkada di sulsel telah menjadi “titik hitam” yang mengancam proses demokrasi di sejumlah daerah.

“Hal itu muncul dari rasa ketidakadilan dan penindasan yang dirasakan masyarakat. Oleh karena itu pemerintah harus menindak aparat pemerintah di daerah yang tidak menciptakan suasana kondusif proses demokrasi,” ujarnya.(*)

Komentar Anda

Baca Harian Celebes versi digital di http://harian.celebesonline.com                                                  * Gempa bumi berkekuatan 5,1 SR melanda Iran, menyebabkan 20 orang tewas dan ratusan luka-luka.                         *Pemilihan umum pertama oleh pemerintahan sipil Pakistan dimulai, diikuti lebih dari 86 juta pemilih.                        *Bupati Enrekang La Tinro Latunrung Netral di Pilkada Enrekang.                         *Gubernur Lantik Wakil Bupati Gowa.                     *Roberto Azevêdo terpilih sebagai Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia.              *Pakai Garuda, Dapat Voucer Taksi Bosowa                 *Baca Harian Celebes versi digital di http://harian.celebesonline.com